2013/05/25

☂ Novel "Who Am I ?" Part 2 By : Dini Prili Putri

Hi... Gw Dini Prili Putri.
Nah kali ini aku akan melanjutkan petualang aku di novel :

"WHO AM I ? "

Kkkrrriinggg...

Alarm jam pun berbunyi aku mencoba mengabaikan, tapi masih saja terdengar. Aku pun mengambil alarm itu dan melemparkan ke arah pintu dan tanpa sengaja ternyata.

Bbuuukk...
Aaaahhhh...

Ada suara teriakan perempuan ternyata lemparanku mengenai pemilik motel yang sedang membawakan breakfast ke kamarku.

Aku pun segera bangun dan lekas meminta maaf kepada pemilik motel. Aku sempat berpikir dan mecurigai kenapa pemilik motel sangat baik mengantarkan breakfast ke kamar aku, Aku mencoba positif thinking dan mencoba bertanya dan pemilik motel cuman bilang ini adalah ini adalah salah satu pelayanan baik mereka, aku mencoba mengerti dan menghargai itu. Pemilik motel itu meletakan makanannya dimeja dan segera pergi.

Akupun bergegas mandi dan bersiap - siap. Ketika aku selesai aku melihat peta, daftar nama dan alamat orang-orang yang akan saya kunjungi ditembok, yang saya udah atur sebaik mungkin. Ini hari pertama pencarian aku berharap semua berjalan lancar. Taxi pesanan ku pun datang aku pun bergegas ke target pertama aku. Target pertama aku adalah "Julia Whibbers" aku berharap dia salah satu keluargaku.

Aku pun sampai dialamat yang aku tuju, aku pun membunyikan bel. Dan tiba-tiba yang keluar adalah
sepasang nene dan kakek yang sudah rentah dan saling menyayangi. Si kakek mempunyai masalah dengan pendengarannya, yang membuat aku susah untuk bertanya kepadanya. Mereka sangat ramah mempersilahkan aku untuk duduk dan Si nene membuatkan aku secangkir teh hangat tapi karna tangan nya yang gemetaran karna faktor ketuan. Teh itu pun tumpah mengenai tubuhku, Si nene meminta maaf aku berkata gpp sambil tersenyum manis. Sinene tampak sangat menyesal.

Dan aku pun mulai bercerita tentang kehidupanku mulai aku dibuang sama orangtua aku, aku dibesarkan dipantiasuhan dan sekarang aku sedang mencari keluargaku. Si nene pun menangis karna mendengar cerita aku dan Si kakek pun kebingungan apa yang sedang kita bicarakan dan dia selalu berkata " apa? "berulang-ulang kali Aku sampai bosan mendengarnya dan si nene berteriak - teriak menjelaskan ke si kakek. Tapi aku malah tertawa dan terhibur karna melihat mereka hahaahah... sangat lucu.

Aku yang dengan penuh harapan dan meneteskan air mata pun menunjukan photo keluarga aku dan kalung dileherku kepada mereka dan berharap mereka kenal dengan keluarga aku. Dan hasil yang aku dapatkan kakek dan nene itu tidak mengenali keluarga ku. Aku pun menghapus air mata di pipiku dan bersiap-siap untuk pergi. Si nene pun menahan aku dan duduk samping ku dengan raut muka yang sedih.

Si nene pun berkata " kamu gadis yang baik tapi masa lalumu sangat buruk. nene berharap kamu lekas menemukan keluargamu dan mendapatkan masa depan dengan penuh kebahagian nak. Doa nene dan kakek selalu memberkatimu" Aku pun tersenyum dan memeluk sang nene. aku pun berpamitan sama orangtua itu dan melanjutkan target ke dua aku.

Aku pergi ke cafe yang biasa aku kesitu untuk menikmati makan siang, aku pun menikmati makan siang dan melanjuti pencarian aku.

Aku agak sulit menemukan rumah dari target kedua aku karna rumahnya berada dirumah susun pemukiman warga. aku pun mencoba bertanya- tanya ke setiap warga hampir 1 jam aku ga menemukan rumahnya. aku sudah pasrah dan berdoa kepada tuhan semoga aku dipertemukan sama target kedua aku ini. aku pun melanjutkan mencari dan tak lama kemudian. aku pun menemukan rumahnya, aku mengetuk pintu rumahnya dan yang membukanya adalah seorang ibu bernama "Elisabet Whibbers" yang sedang mengurusi 5 anaknya.

Aku sempat kebingungan apa aku akan langsung menanyakan kepada ibu itu atau malah membantu dia mengurusin anaknya yang sedang rewel.
Aku pun mencoba membantu ibu itu menenangkan anaknya, aku sangat pusing karna anak ibu itu sangat nakal ketika aku menggendong salah satu anak dari ibu itu aku malah dipipisin Sial banget! aku mencoba menyuapi makan anak umur 2 tahun tapi anak itu malah menyeburi makanannya ke mukaku.

Dengan muka yang kesel tapi aku mencoba tidak menunjukin kepada ibu itu. Ketika keadaan udah tenang aku mulai mencoba bertanya kepada ibu itu apakah dia mengenal keluarga aku sambil menunjukan photo dan kalung aku. Ibu itu pun tidak mengenal keluarga ku dan dia ikut sedih bersamaku dan berterima kasih udah bantu mengurusi anak - anaknya.

Hari pun sudah mulai malam dan aku sangat lelah aku mencoba untuk mengakhiri pencarian aku ini.. Aku pun pulang dengan lelah sesampainya di motel aku pun mandi dan makan malam. Ketika aku sudah mau tidur aku memandangi foto keluarga aku dan aku pun tidur.

No comments: